Fire - Dead by Sunrise | Terjemahan lirik
Fire
Dead By Sunrise
rilis. 2009
Album. Out of Ashes
Catatan (2026): Artikel ini dibuat pada fase awal blog ini. Untuk menghormati karya asli dari lagu ini, penulis mengubah pendekatan khusus untuk artikel-artikel “lirik dan makna” tanpa mengubah esensi maksud dari artikel sesungguhnya yakni untuk bersama memahami makna lagu yang dibawa ke artikel tersebut.
Kembali lagi dengan bahasan “arti dan makna” lagu. Kali ini kita akan membahas dari lagu yang berjudul Fire dari band Dead by Sunrise.
Kalo denger band ini jadi inget mendiang Chester Bennington, dan nggak nyangka juga dengan dasarnya suara dia yang nge-rock banget ini eh, malah bikin lagu yang cinta yang menyala gini.
Yaps, lagu dari Dead by Sunrise – Fire, ini secara gamblang menceritakan sebuah lagu tentang perasaan cinta yang kepedean, pelaku utama atas rasa cinta yang dimilikinya. Gimana hubungannya?
Oke, kita langsung ke pembahasannya aja yak!
Makna Lagu
Bahkan sejak lagu dimulai lirik lagu ini udah mulai menyala. Dengan inti maksud, pelaku utama tahu apapun yang dilakukan (lawan bicara) dia pasti ada disamping (bersama) pelaku utama.
Bahkan pada pembuka lagu ini kita dibuat double kill dengan 2 baris terakhir, yang juga bermaksud bahwa dia (pelaku utama) tahu bahwa lawan sama-sama suka bahkan tanpa mengungkapkannya. *cyah!
Lanjut ke bagian reff, ini yang paling menyala, sifat pede pelaku utama meluap-luap menganggap setiap saat dia bertindak lawan bicara pasti tetap mengawasinya (dalam konteks, menjaga (dalam arti perasaan untuknya)). Buset!!!
Lanjut ke bagian kedua setelah reff yang menyala ini. Bagian ini menjelaskan pelaku utama yakin bahwa rasa cinta yang dirasakannya dan rasa cinta yang dirasakan lawan bicara pasti takkan berubah hingga saat ini (penegasan).
Lagi dan lagi kita dibuat double kill, setelah lanjutan bagian ini juga dijelaskan, pelaku utama yakin dia nggak akan kehilangan dirinya karena lawan bicara pasti akan menunggu dirinya bagaimanapun juga.
Lalu lanjut kembali ke reff, yang menjelaskan dan menegaskan kembali soal, dimanapun aku (pelaku utama) berada pasti dia akan diawasi oleh lawan bicara (secara emosional).
Berlanjut ke pengantar menuju penutup lagu ini.
Ini adalah penegasan bukti rasa cinta yang dia terima darinya, bahwa dia akan mempertahankan rasa sakit (cinta) ini untuk menghilang bahkan akan kusimpan hingga ke tulang (sebagai bentuk rasa pengorbanan dirinya untuknya).
Hingga ditutup dengan reff yang menyala dengan keyakinan kuat pelaku utama akan rasa cintanya dengan lawan bicara.
Kesimpulan lagu ini seperti dalam judul, menjelaskan rasa cinta yang digambarkan sebuah api yang membara. Dia menjaga cinta itu takkan pudar walau dengan api penyucian.
Dalam reff, penulis (blog) merasa lagu ini sedikit melankolis jika membahas ketika aku melihat langit berbintang. Terasa, kamu yang nun jauh disana.
Ini mengartikan bahwa mungkin dia (pelaku utama) telah berpisah cukup lama (hubungan LDR) atau telah berpisah secara maut. Tapi, sang pelaku utama tetap menunjukkan rasa cintanya yang takkan habis ini untuknya.
Yah, pada akhirnya lagu dari Dead by Sunrise – Fire, ini memiliki makna cinta yang begitu menyala walau tidak merasakan atau bertemu bahkan sejak lama. Mirip dengan cinta sejati yang takkan luntur dan terus ia pertahankan hingga akhir.
Jika, menjelaskan secara tersurat menurut penulis (blog) ini lebih seperti cinta yang berlebih. Serasa tidak masuk akal, pelaku utama seakan melupakan pendapat lawan bicara dan hanya menggambarkan pendapat pribadi pelaku utama ini sendiri.
Catatan (2026): Artikel ini dibuat pada fase awal blog ini. Untuk menghormati karya asli dari lagu ini, penulis mengubah pendekatan khusus untuk artikel-artikel “lirik dan makna” tanpa mengubah esensi maksud dari artikel sesungguhnya yakni untuk bersama memahami makna lagu yang dibawa ke artikel tersebut.
Komentar
Posting Komentar