Arti dan Makna Lagu, The Messenger - Linkin Park
The Messenger
oleh, Linkin Park
rilis. 2010 (album)
album. A Thousand Suns
Catatan (2026): Artikel ini dibuat pada fase awal blog ini. Untuk menghormati karya asli dari lagu ini, penulis mengubah pendekatan khusus untuk artikel-artikel “lirik dan makna” tanpa mengubah esensi maksud dari artikel sesungguhnya yakni untuk bersama memahami makna lagu yang dibawa ke artikel tersebut.
Datang lagi disegmen arti dan makna lagu, kali ini kita akan bahas lagu dari band Linkin Park – The Messenger.
Siapa yang tak tahu soal Linkin Park, band asal Amerika Serikat ini sudah lama malang melintang didunia musik mancanegara dengan banyak lagunya yang bergenre khas rock dan metal bercampur hip-hop.
Semua lagunya juga memiliki berbagai makna yang dalam dan sangat menyentuh hati para pendengarnya, bahkan sering dibilang bahwa Chester Bennington─mantan vokalis Linkin Park─masih tetap hidup dalam lagu mereka.
Ini tidak terlepas dari beberapa ciptaan mereka yang khas dan menyentuh hati, dan saat ini kita akan masuk ke segmen makna musik yang akan membahas lagu dengan makna yang sangat mendalam dan lagu tersebut adalah “The Messenger.” dari Linkin Park.
Linkin Park – The Messenger, adalah sebuah lagu yang berisi pesan nasihat dari band ini untuk para penggemar.
Lagu yang berasal dari album The Thousand Suns, ini cukup populer ditelinga para fans. Lagu ini juga pernah diangkat kembali sepeninggalnya mantan vokalis mereka, Chester Bennington dari band tersebut sebagai bentuk penghormatan kepadanya.
Jadi, nggak usah berlama-lama yok langsung ke pembahasan!
Makna Lagu
Seperti yang penulis tulis tadi, lagu ini memberikan pesan secara tersurat seperti halnya judul lagu ini. Ketika membuka lagu ini, mereka berpesan sebagai inti dari lagu ini yakni ketika kau ingin lari dari kenyataan yang kejam dan ingin menyendiri.
Mereka ingin kalian (lawan bicara, yang kali ini adalah pendengar lagu ini) tetap menentukan sikap sesuai kata hati kalian, kata hati dimaksudkan kepada suara batin yang menunjukkan apa yang benar dipikiranmu secara moral dan logika.
Kamulah sendiri yang membentuk siapa dirimu itu, dan jadilah diri sendiri. Kurang lebih seperti ini.
Pada lagu ini kata hati kalian digambarkan dalam sebuah suara bak malaikat, ini dimaksudkan sebagai petunjuk bahwa kata hati nurani dapat memurnikan jiwa seseorang yang hidup didunia yang keras nan kejam.
Suara hati tersebut dapat menyelamatkanmu dari dunia yang kacau dan dapat membuatmu hilang arah. Ada sebuah “kasih sayang” dalam hatimu itu yang dapat membuatmu kembali menjadi lebih baik.
Menuju konflik berikutnya, mereka berpesan saat kalian menderita dan hampir putus asa. Waktu dimana kalian ingin tumbuh dari rasa itu dan mencoba terbiasa dengan itu.
Ingatlah apa yang kau cintai dulu, yang kau dambakan atau bisa dibilang alasan yang membuatmu ingin maju dan melakukan hal tersebut.
Hal itu akan membuatmu kembali ke masa itu dan mulai berani menapaki kembali dunia yang kacau tersebut.
Dimana dunia yang membuatmu tersesat akan kekacauannya, masih ada rasa cinta (terhadap sesuatu) yang membuat dirimu masih tetap waras dan menjalani hidupmu itu.
Oooh~ eh...
Emang lagu ini enak banget, apalagi kalau dicampur dengan nuansa musik yang pelan dilagu aslinya. Menggambarkan sebuah renungan atas kerja keras dan menyemangati hidup waktu terpuruk.
Suara teriakan vokalis dalam lagu membuat perasaan gemetar seakan ingin menyadarkan diri yang sudah goyah akan masalah.
Kembali ke lagu, dapat disimpulkan lagu The Messenger ini berisi tentang pesan dari Linkin Park. Bahwa masih ada harapan dalam hidupmu selama kau percaya akan dirimu, apa yang baik menurutmu.
Kamu bisa kembali mengingat alasan kenapa kamu ingin melakukan hal tersebut, mengapa kamu sedang berjuang kali ini, untuk apa kamu berjuang selama ini?
Atau kamu bisa menentukan kata hati nuranimu apakah benar untuk melanjutkan apa yang kau perjuangkan, apakah ini terlalu berlebihan atau keterlaluan bagi orang lain jika kau melanjutkannya. Karena kebaikan hati dan alasan kenapa kau berjuang yang membentuk dirimu ini.
Jangan butakan dirimu sendiri demi dunia yang jahat ini, begitulah maksud dari lagu The Messenger dari Linkin Park.
Memang lagu ini meninggalkan banyak pesan tersurat juga tersirat. Adapula cinta yang bisa menggambarkan sebuah alasan untuk maju,
Ada juga hidup yang membutakanmu, yang berarti titik dimana dirimu sudah tak dapat menyelesaikan masalah dan berputar-putar akan hal itu.
Sekian penjelasan dari penulis soal lagu Linkin Park – The Messenger, kalo ada pendapat atau bahas-bahas soal lagu ini boleh juga kirim komentar, kok... Mau ajak bahas lagu yang lain? Makin ayo, Yuk komen!
Catatan (2026): Artikel ini dibuat pada fase awal blog ini. Untuk menghormati karya asli dari lagu ini, penulis mengubah pendekatan khusus untuk artikel-artikel “lirik dan makna” tanpa mengubah esensi maksud dari artikel sesungguhnya yakni untuk bersama memahami makna lagu yang dibawa ke artikel tersebut.
Disclaimer: hasil terjemahan ini juga termasuk pendapat penulis terhadap lirik asli sekaligus untuk memudahkan pengucapan pada sebuah lagu. Mungkin sebagian atau seluruh arti dapat berubah, jika kalian memiliki pendapat berbeda silahkan berkomentar dibawah
Komentar
Posting Komentar