Arti dan Makna Lagu Papercut - Linkin Park

Papercut

Linkin Park

rilis. 2000

Album. Hybrid Theory


Kembali lagi di segmen arti dan makna lagu, kali ini kita akan kembali bahas lagu dari band kenamaan Amerika Serikat.

Lagu yang akan kita bahas ini adalah lagu yang menjadi saksi pertama dari sebuah album debut band Linkin Park.

Ya sesuai judul artikel ini, kita akan bahas lagu, Papercut – Linkin Park.

Dibarengi dengan genre Rap nu Metal yang begitu kental, Papercut – Linkin Park, mengisahkan sebuah ketakutan dalam benak pelaku utama.

Dengan nada yang intens, lagu ini menggambarkan seolah pikiran menjadi kacau karena masalah yang kian menerpa seiring bertambahnya waktu.

Penasaran sama bahas-bahas kali ini? mari kita langsung menuju pembahasan lagu, Papercut – Linkin Park!


Makna Lagu

Lagu ini dimulai dengan sebuah pertanyaan, tentang keanehan yang dia rasakan saat ini.

Pelaku utama merasa tegang, hingga merasa gelisah malam menjelang. 

Kepercayaan dirinya yang dia rasakan selama ini menghilang tak bersisa karena rasa takut yang dia rasakan.

Tiada yang menjadi petunjuk apa yang membuatnya begitu gelisah saat ini, 

apa yang dia lakukan selama ini terasa normal dimatanya, namun tidak pada hatinya.

Selain hal yang membawanya jatuh kedalam kegelisahan yang mana itu digambarkan seperti suara dibenaknya.

Seolah ada pengawas dibalik dirinya, mereka menertawakan setiap gerakannya, bergosip tentangnya dibalik mukanya.

Seolah bayangan orang itu membawanya jatuh kedalam jurang kegelisahan, yang mengarahkan pada rasa takut yang tak terkira,

perlahan dia merasa pusing yang tak tertahankan karenanya, sangat kuat melekat hingga mengubah diri pelaku utama. 

Masuk dalam babak kedua dalam masalah lagu Papercut – Linkin Park, dengan perlahan dia mulai membeberkan masalah didepannya, 

Dengan ingin meluruskan penyebab ketakutannya, ia mengakui ada yang salah dengannya dan kesalahan itu dia lakukan tanpa sepengetahuannya.

Dengan harapan untuk menenangkan dirinya, dia menganggap hal itu normal disetiap manusia.

Ini setidaknya adalah hal yang ingin diyakini oleh pelaku utama saat ini, dan kembali menjadi normal sesuai keinginannya.

Tapi tetap saja, tak ada hal yang menjadi petunjuk mengapa ketakutan ini terus menjadi-jadi.

Dalam kondisi mentalnya saat ini, dia menyalahkan diri akan semua kegagalan yang dia raih, 

bahwa dirinya dibicarakan karena ini dan ditertawakan karena itu.

Dengan kata lain, penyakit rendah diri pelaku utama memuncak.

Rasa rendah diri itu membawanya jatuh lebih dalam ke jurang kegelisahan. 

Membayangkan dirinya ditertawakan atas semua kebohongan yang dia lontarkan, 

dan itu semua mereka lakukan saat dia tidak ada disana.

Yang pelaku utama rasakan saat ini hanyalah terselimuti rasa pusing yang tak tertahankan atas ketakutan yang selalu membuntutinya,

seakan seperti hantu rasa itu datang berkali-kali dan takkan lepas dalam benaknya menggerayangi tubuhnya dan berbisik akan hal yang ia rasa ia kacaukan sebelumnya.

Hingga sehari berlalu, meninggalkannya sendirian entah itu waktu, 

seseorang ataupun harapan untuk kembali ke dirinya yang lama.

Pelaku utama merasa terabaikan, dia merasa tidak ada jalan untuk kembali baginya. 

Dia juga masih merasakan ketakutan yang dia rasakan selama ini.

Bersamaan dengan rasa sakit yang tak tertahankan, dia selalu mendengar suara meremeh terhadapnya. 

Seiringan dengan semua perasaan itu, tak ada yang bisa dia percayai lagi dalam hidupnya dan lagu ini ditutup atas semua perasaan itu.

Kesimpulannya lagu, Papercut – Linkin Park, menjelaskan tentang penyakit kejiwaan yang dirasakan oleh pelaku utama.

Khayalan dan rasa takut yang beriringan silih berganti dalam benaknya membuat dirinya perlahan menutup diri dari pandangan orang lain.

Dia merasa dirinya sudah pernah berjuang untuk mengatasi hal ini, tapi dirinya telah membuat keputusan yang tidak matang.

Keputusan yang membuatnya merasa rendah diri menganggap dirinya tidak istimewa dan tak dapat diandalkan.

Tentunya dia tidak akan tahu apa yang salah dalam dirinya karena sedari awal yang dia percayai hanyalah khayalannya semata, 

bukan pendapat atau kebenaran yang dia dapat dari orang lain.

Dalam lagu ini juga tidak menjelaskan interaksi langsung kepada orang lain, 

dan hanya ada perumpaaman dalam hati pelaku utama terhadap pandangan orang lain terhadapnya.

Diperparah dengan rasa kurang mengakui diri sendiri yang membuatnya masuk ke lubang bernama paranoid atau gila akan ketakutan.

Yang unik dalam lagu ini, ada dua kata hampir serupa yang muncul dilagu.

Paranoia yang muncul sekali diawal, seolah menggambarkan bahwa pelaku utama adalah orang yang tidak seperti ini sejak awal.

Paranoia digambarkan seperti penyakit gila akan selalu diawasi oleh sesuatu karena kebolehannya.

Dengan maksud, pelaku utama berpikir “apa yang aku lakukan sebelum ini itu memalukan!”

Maka dari itu kata paranoid selalu muncul dalam lagu ini, 

yang digambarkan sebagai penyakit mental karena ketakutan terhadap perilaku masa lalunya.

Bagaimana pendapatmu tentang lagu, Papercut – Linkin Park? Apa menurutmu ada penjelasan lain yang hilang dalam pembahasan ini? kalo yang mau bahas lagu lain boleh kok~ pokoknya jangan lupa komen ya!


Disclaimer: hasil terjemahan ini juga termasuk pendapat penulis terhadap lirik asli sekaligus untuk memudahkan pemahaman pada sebuah lagu. Mungkin sebagian atau seluruh arti dapat berubah, jika kalian memiliki pendapat berbeda silahkan berkomentar dibawah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arti dan Makna Lirik, The World is Ugly - My Chemical Romance

Istilah atau Jargon dalam Bola Voli

Apa Bedanya Proliga sama Livoli?