Arti dan Makna Lagu, Linkin Park - Final Masquerade

Final Masquerade

Linkin Park

rilis. 2014

album. The Hunting Party


Halooo! Kembali nih, kita bahas-bahas lagu disegmen arti dan makna lagu. Kali ini lagi-lagi kita bakal bahas lagu yang sudah cukup lama muncul dinegeri paman sam.

Yap! Seperti yang penulis jelaskan dijudul, penulis bakal bahas lagu, Final Masquerade – Linkin Park, dari album The Hunting Party.

Linkin Park – Final Masquerade, sendiri menceritakan sebuah babak pada suatu hubungan yang mana pada waktu itu hanya kebohongan yang ditampakkan.

Buat yang belum tahu, masquerade sendiri memiliki arti pesta topeng. Ibarat kata menyamarkan diri dan membuatmu tidak dikenal adalah kata yang tepat dari lagu ini.

Lagu ini juga memiliki nuansa layaknya membuka tabir masalah, yang selama ini dirahasiakan. Serta lagu ini menyimpan kalimat tersirat didalamnya.

Oke! Tak usah berlama-lama mari kita bahas lagu ini langsung ke maknanya!


Makna Lagu

Lagu ini dimulai dengan keluhan pelaku utama terhadap kelakuan lawan bicara terhadapnya. 

Lawan bicara seolah memiliki sesuatu yang disembunyikan dibalik pelaku utama selama mereka berhubungan.

Yang mana semua itu memuncak karena lawan bicara seolah-olah itu bukanlah masalah besar pada saat mereka bertemu kembali dikemudian waktu.

Lawan bicara sebenarnya memiliki alasan kenapa dia tidak pernah memberi tahu hal ini sebelumnya. 

Karena pelaku utama memang tidak perlu, dan tidak memiliki alasan untuk mengetahui hal yang menjadi rahasia dimata pelaku utama tersebut.

Disisi lain, pelaku utama melihat lawan bicara tidak mau untuk membuka dirinya. 

Dengan digambarkan lawan bicara tidak memiliki waktu untuk membicarakan hal tersebut karena nggak penting buat pelaku utama.

Namun jika dilihat dari pandangan lawan bicara, dia tak ingin hubungan merenggang karena menjelaskan pada situasi yang tidak tepat.

Yang mana masalah ini begitu memburuk saat mereka saling menunggu kepastian yang ada dalam sikap mereka pada masalah ini. 

Buruknya mereka tidak mau untuk berkompromi dan mengalah untuk menagani situasi ini.

Inilah yang menjadi maksud, sesuatu yang tak dapat ditemukan, dalam konflik pertama sebelum reff ini.

Yang akhirnya, membawa mereka pada sebuah peristiwa yang menjelaskan bahwa hubungan ini tiba diujung tanduknya (setidaknya dimata pelaku utama).

Momen itu digambarkan sebagai cahaya itu bersinar terang, bermaksud bahwa kepastian itu sudah menjadi jelas dimata pelaku utama. 

Bayangan dan bekas luka yang menjadi makna akan rahasia dan rasa curiga tercampur rasa cemburu seketika sirna dimatanya. 

Seraya dengan hal itu, hatinya pun telah beku karena terkhianati olehnya.

Semua janji dan sumpah yang mengikat diantara mereka (pelaku utama dan lawan bicara), kini telah meregang. 

Hingga tiba saatnya pada titik dimana hubungan mereka yang penuh akan kepura-puraan membawa keujung akhir dari ikatan mereka. That’s why “Final Masquerade.” From!

Menuju konflik yang selanjutnya, bagian ini menjelaskan segala keinginan kedua orang (pelaku utama dan lawan bicara) tersebut.

Apa yang diinginkan lawan bicara adalah rasa apa yang tidak ingin diutarakan pelaku utama saat ini, yang disimbolkan sebagai kebenaran. 

Padahal sebaliknya, dalam pandangan pelaku utama yang hanya meminta untuk menjelaskan apa yang menjadi rahasia dibalik lawan bicara yang tidak dapat dia jelaskan itu.

Dalam sudut pandang pelaku utama, ini adalah sebuah kejahatan. 

Sesuatu yang lawan bicara sembunyikan, yang katanya sepele itu adalah sebuah noda kejahatan dalam hubungan mereka.

Jadi dalam diri pelaku utama sudah selayaknya bahwa ini tidak dapat dimaafkan, 

dan jika masalah ini sampai masih berlarut-larut hingga begitu lamanya pelaku utama dengan yakin,

bahwa ketakutannya adalah sebuah kebenaran. 

Rasa sakit dan curiga yang ada dalam benaknya sudah menghilang bersamaan dengan cinta dan ikatan antara pelaku utama dan lawan bicara selama ini yang dia pegang.

Membawa hubungan ini pada babak hubungan yang sudah tidak memiliki sebuah ikatan batin didalamnya dan lagu ini berhenti disitu...

Kesimpulan dari lagu, Final Masquerade – Linkin Park, menjelaskan adanya keruntuhan dalam sebuah hubungan itu dikarenakan ketidakpercayaan antar satu sama lain.

Walaupun memang benar dalam suatu hubungan tidak semua hal perlu untuk dijelaskan, 

tapi pastinya ada tindakan yang membuat agar hubungan tersebut tidak merenggang.

Yang nyatanya hal ini tidak dilakukan oleh kedua pihak dalam lagu ini yang selalu menunggu kepastian jawaban diantara mereka.

Hal ini juga yang membawa mereka kepada sebuah kesimpulan pada benak mereka jika mereka satu sama lain (setidaknya tidak melibatkan diri mereka sendiri, tapi melihat lawannya) itu sudah tidak dapat dipercaya dalam hubungan ini.

Weleeh~ padahal cuma nggak ingin ngebuka masalah sepele, tapi yang satunya ingin tahu karena merasa curiga. 

Yang punya masalah sepele ngga mau terbuka soalnya ngga sepenting itulah, hoo ya, kan... yang satunya malah tambah curiga. 

Sampai-sampai ngga mau ngalah, pikiran batin mereka jadi berburuk sangka yang jadi korban ya hubungan mereka.

Inilah kenapa dalam suatu hubungan harus ada tindakan yang menjadi penengah seperti halnya mengalah, 

yang mungkin dimaksudkan sebagai kritik oleh lagu ini dalam maksud “kita berdua masih menunggu (kepastian)” dalam penggalan lirik lagu, Final Masquerade – Linkin Park.

Jadi gimana pendapatmu? Apa ada pendapat lain soal lagu ini? boleh dong cek komentarnya, kita bakal bahas-bahas lagu ini disana!


Disclaimer: hasil terjemahan ini juga termasuk pendapat penulis terhadap lirik asli sekaligus untuk memudahkan pemahaman pada sebuah lagu. Mungkin sebagian atau seluruh arti dapat berubah, jika kalian memiliki pendapat berbeda silahkan berkomentar dibawah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arti dan Makna Lirik, The World is Ugly - My Chemical Romance

Istilah atau Jargon dalam Bola Voli

Apa Bedanya Proliga sama Livoli?